Bupati Bantu Aceh, Natar Kebanjiran Tanpa Kunjungan Pejabat

Warga di bawah flyover Natar, terendam banjir. Tercatat setidaknya ada 15 rumah warga. Bupati Lampung Selatan, diketahui menurut Diskominfo sedang membantu banjir Aceh.

- Jurnalis

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NATAR, KALIANDA POST – Sebuah ironi memilukan tersaji di penghujung tahun 2025. Di tengah kabar Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang sibuk membangun citra kepedulian di luar daerah hingga ke Aceh lewat berbagai agenda organisasinya, “halaman rumahnya” sendiri justru terendam. Ribuan warga di Kecamatan Natar harus berjibaku dengan lumpur dan air setelah banjir melanda kawasan tersebut sejak Kamis (25/12/2025) malam.

Flyover Natar Lumpuh, 15 Rumah Terendam Permukiman

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak malam Natal tersebut menyisakan duka bagi warga di bawah flyover Natar. Air meluap hingga mencapai ketinggian satu meter, merendam sedikitnya 15 rumah warga. Banjir ini bukan sekadar bencana alam, melainkan cermin buruknya tata kelola infrastruktur di gerbang utara Lampung Selatan.

Berdasarkan rilis resmi Diskominfo Lamsel, banjir dipicu oleh kombinasi curah hujan tinggi dan buruknya sistem drainase. Ironisnya, faktor penyebab banjir adalah masalah klasik yang seolah dibiarkan: gorong-gorong yang kekecilan, sumbatan sampah, hingga pendangkalan sungai.

Instruksi Jarak Jauh: Bupati di Mana?

Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan, Anasrullah, menyatakan bahwa pemerintah daerah merespons cepat “atas instruksi Bupati Radityo Egi Pratama”. Namun, pernyataan ini justru memicu tanya di tengah masyarakat: Di mana fisik sang Bupati saat rakyatnya kebanjiran?

Baca Juga :  Simbolisme Dermaga BOM, Bupati Egi Menegaskan Kepemimpinan Bukan Tentang Jarak

Sumber Kalianda Post menyebutkan bahwa saat bencana terjadi, kehadiran fisik sang pimpinan daerah kembali tidak terlihat di lokasi. “Instruksi” yang disampaikan pejabat daerah tampaknya dikirim dari balik layar smartphone, sementara rakyat Natar membutuhkan kehadiran sosok pemimpin yang berani terjun langsung meninjau drainase yang mampet, bukan sekadar mengirim bantuan sembako setelah air masuk ke rumah.

Infrastruktur “Sekali Pakai” dan Masalah Klasik

Hasil pantauan di lokasi menunjukkan bahwa banjir di bawah flyover Natar dipicu oleh ukuran gorong-gorong yang tidak memadai. Hal ini sejalan dengan kritik publik sepanjang 2025 mengenai kualitas proyek infrastruktur di Lampung Selatan yang dinilai hanya mengejar seremoni papan proyek tanpa memperhatikan ketahanan dan fungsi jangka panjang.

“Pemerintah baru sibuk saat air sudah naik. Padahal masalah gorong-gorong dan bangunan liar ini sudah bertahun-tahun dilaporkan. Kita butuh solusi permanen, bukan sekadar selimut dan mie instan,” keluh salah satu warga terdampak yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Korban Perkosaan yang juga Tetangga Wabup itu Terus Mencari Keadilan

Nasib Warga di Tengah Defisit Anggaran

Tim BPBD dan Dinas Sosial memang telah menerjunkan bantuan logistik. Namun, dengan kondisi APBD yang sedang defisit kronis, upaya normalisasi sungai dan perbaikan gorong-gorong permanen di Natar dikhawatirkan hanya akan menjadi janji manis di notulen rapat.

Masyarakat kini hanya bisa pasrah dan waspada mandiri. Sementara itu, narasi kepedulian Bupati di media sosial terus berjalan, kontras dengan realitas warga Natar yang masih harus menguras air dari dalam rumah mereka.

Tahun 2025 ditutup dengan pelajaran pahit bagi warga Lampung Selatan: Bahwa bantuan jauh (Aceh) memang penting untuk citra, tapi drainase di depan mata adalah soal nyawa dan harga diri warga sendiri.


Tim Liputan: Biro Natar & Jati Agung Redaksi: Kalianda Post – PT Kalianda Media Digital

Berita Terkait

Bupati Egi Paparkan Agroeduwisata di Desa Trimomukti
Cik Tien Oleh-oleh Lampung Resmi Dibuka di Kalianda
Camat Penengahan Hadiri RAT Koperasi Mirba
Sensasi Double Shot Kopi Asix dan Spot Sunset di Kalianda
Simbolisme Dermaga BOM, Bupati Egi Menegaskan Kepemimpinan Bukan Tentang Jarak
Sore Ini Kadis PUPR Lamsel Dilantik di Dermaga Bom
Terima Kasih Bupati Egi
Dibalik Seremoni Penyerahan 17 Alat IKM

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 20:52 WIB

Bupati Egi Paparkan Agroeduwisata di Desa Trimomukti

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:01 WIB

Cik Tien Oleh-oleh Lampung Resmi Dibuka di Kalianda

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:16 WIB

Camat Penengahan Hadiri RAT Koperasi Mirba

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:20 WIB

Sensasi Double Shot Kopi Asix dan Spot Sunset di Kalianda

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:38 WIB

Simbolisme Dermaga BOM, Bupati Egi Menegaskan Kepemimpinan Bukan Tentang Jarak

Berita Terbaru

Nasional

Seolah Sengaja Ciptakan Manager Kopdes yang Ngang-ngong

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:49 WIB

Pemilik, dokter, dan staf di Klinik Kalianda Sehat ketika pose bersama. Ist/KaliandaPost

Hukum dan Kriminal

Ada Dugaan Malpraktik di Klinik Kalianda Sehat

Selasa, 28 Apr 2026 - 22:27 WIB

Pemerintahan

12 Pejabat Administrator dan 44 Pejabat Pengawas Lamsel Dilantik

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:42 WIB

Pemerintahan

Setahun Memimpin Lamsel Egi-Syaiful Didemo Mahasiswa

Selasa, 24 Feb 2026 - 11:14 WIB

Ekonomi dan UMKM

Bupati Egi Paparkan Agroeduwisata di Desa Trimomukti

Senin, 16 Feb 2026 - 20:52 WIB