Setahun Memimpin Lamsel Egi-Syaiful Didemo Mahasiswa

Aksi demonstrasi mahasiswa di depan kantor Bupati Lampung Selatan itu, diwarnai dengan orasi dan bakar ban. Terlihat bendera HMI, PMII, dan IMM memimpin jalannya aksi.

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALIANDAPOST.COM- Peringatan satu tahun kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, Egi-Syaiful, yang seharusnya menjadi momen refleksi capaian, justru diwarnai gelombang protes besar. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus dan BEM se-Lampung Selatan menduduki depan Kantor Bupati sejak Senin siang (23/2/2026) hingga malam hari.

Aksi yang berlangsung heroik ini diwarnai pembakaran ban dan orasi tajam yang menyebut masa jabatan satu tahun ini sebagai “Rapor Merah.”

Suasana memanas ketika Bupati diduga tidak berada di ruang kerjanya. Meski pemerintah daerah melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Darmawan, sempat mengundang mahasiswa untuk beraudiensi di dalam gedung, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah.

“Kami datang membawa aspirasi rakyat. Jika bupati tidak menemui kami, ini bentuk pengabaian terhadap suara masyarakat dan mencederai nilai demokrasi,” tegas Nico, Ketua PMII Lampung Selatan, di tengah kerumunan massa.

Baca Juga :  Tanpa Kehadiran Bupati, Wabup Pimpin Rakor dengan Satgas dan Penyuluh Pertanian

Ketegasan serupa diteriakkan oleh Dwi Silviana, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalianda. Dari atas mobil komando, ia menyoroti janji kampanye yang dianggap masih menjadi fatamorgana. “Infrastruktur jalan banyak yang belum diperbaiki. Kami tidak butuh seremoni, kami butuh bukti!” serunya.

Aksi demo dari mahasiswa Lampung Selatan ini, diwarnai dengan bakar ban di depan kantor Bupati Lamsel, Senin (23/2/2026)

Mahasiswa membawa dokumen tuntutan yang disebut sebagai instrumen penyelamat Lampung Selatan. Berikut adalah 7 Poin Utama yang menjadi tuntutan mutlak:

  • Pemerintahan Inklusif: Transparansi penuh, stop kesan “pemerintahan tertutup.”
  • Investasi SDM: Beasiswa penuh putra daerah untuk jenjang S1, S2, hingga S3.
  • Kesejahteraan Tenaga Kerja: Kepastian hukum bagi Tenaga Kerja Lokal (TKL) di lingkungan Pemkab.
  • Perbup Kuota 80%: Kewajiban perusahaan di Lamsel menyerap minimal 80% pekerja lokal agar putra daerah tidak jadi penonton.
  • Efisiensi Birokrasi: Reformasi struktur demi pelayanan publik yang tidak berbelit.
  • Pemerataan Infrastruktur: Perbaikan jalan dan program rumah layak huni yang berkeadilan.
  • Sikat Pungli: Pembersihan praktik pungutan liar di sektor perizinan dan instansi lainnya.
Baca Juga :  Sore Ini Kadis PUPR Lamsel Dilantik di Dermaga Bom

Simbol perlawanan semakin terlihat saat waktu berbuka puasa tiba. Alih-alih membubarkan diri, massa memilih bertahan dan melakukan buka bersama di atas trotoar dan aspal jalan depan kantor pemerintahan.

Meski pihak kepolisian sempat memberikan imbauan bubar karena izin aksi hanya berlaku hingga pukul 18.00 WIB, massa bersikeras bertahan hingga dini hari jika tidak ada kepastian. Situasi baru mereda setelah hujan deras mengguyur lokasi, yang memaksa massa mundur secara teratur namun dengan ancaman yang lebih besar.

“Kami berikan ultimatum 2×24 jam. Jika Bupati tetap enggan menemui kami, kami akan kembali dengan gelombang massa yang jauh lebih besar,” tutup kordinator lapangan aksi.(*)

Berita Terkait

12 Pejabat Administrator dan 44 Pejabat Pengawas Lamsel Dilantik
Pelantikan Pejabat di Terminal Pasar Impres Kalianda
MPP Kalianda Terkesan Mempersulit Warga
Miftahul Bahri Sang Politikus Tiga Zaman dengan Tiga Parpol
Delapan Desa Gabung Kota, Pemkab Lamsel Hanya Bengong
Camat Penengahan Hadiri RAT Koperasi Mirba
Melihat Dominasi Sekda Supriyanto Ketika Meresmikan Kampung Nelayan
Menakar “Tangan Dingin” Pejabat Baru dalam Mengejar Target PAD Lamsel 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:42 WIB

12 Pejabat Administrator dan 44 Pejabat Pengawas Lamsel Dilantik

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:14 WIB

Setahun Memimpin Lamsel Egi-Syaiful Didemo Mahasiswa

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:40 WIB

Pelantikan Pejabat di Terminal Pasar Impres Kalianda

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:53 WIB

MPP Kalianda Terkesan Mempersulit Warga

Senin, 26 Januari 2026 - 11:48 WIB

Miftahul Bahri Sang Politikus Tiga Zaman dengan Tiga Parpol

Berita Terbaru

Pemerintahan

12 Pejabat Administrator dan 44 Pejabat Pengawas Lamsel Dilantik

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:42 WIB

Pemerintahan

Setahun Memimpin Lamsel Egi-Syaiful Didemo Mahasiswa

Selasa, 24 Feb 2026 - 11:14 WIB

Ekonomi dan UMKM

Bupati Egi Paparkan Agroeduwisata di Desa Trimomukti

Senin, 16 Feb 2026 - 20:52 WIB

Daerah

Gelar Lomba Desa Helau Berhadian Infrastruktur

Kamis, 12 Feb 2026 - 08:16 WIB