Pemkab Perkuat Strategi Peningkatan PAD Lampung Selatan Berbasis Data

“Saya ingin mendapatkan masukan dari BPKP terkait strategi peningkatan PAD yang benar-benar efektif,” kata Bupati Egi.

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menerima audiensi BPKP Lampung | Foto: Ist.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menerima audiensi BPKP Lampung | Foto: Ist.

Kalianda Post – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih terukur, akurat, dan berbasis data.

Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Lampung di ruang kerjanya, Selasa (23/12/2025).

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, Bupati Egi menilai capaian PAD Lampung Selatan saat ini masih belum optimal. Menurutnya, dibutuhkan strategi yang tepat, pengelolaan yang baik, serta dukungan pengawasan agar potensi pendapatan daerah dapat digarap secara maksimal.

“Saya ingin mendapatkan masukan dari BPKP terkait strategi peningkatan PAD yang benar-benar efektif. Selama ini peningkatannya belum signifikan, sehingga perlu kita lihat secara menyeluruh, mulai dari kualitas data, metode perhitungan, hingga peluang sektor-sektor yang bisa dioptimalkan,” ujar Bupati Egi.

Baca Juga :  Delapan Desa Gabung Kota, Pemkab Lamsel Hanya Bengong

Ia menekankan, peningkatan PAD tidak semata-mata mengejar target angka, tetapi harus dibangun melalui tata kelola yang baik dan perhitungan yang akurat. Dengan demikian, kebijakan yang diambil pemerintah daerah dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.

Bupati Egi juga menyoroti pentingnya optimalisasi potensi daerah, khususnya di sektor pariwisata dan jasa, yang dinilai memiliki kontribusi besar namun belum sepenuhnya tergarap maksimal terhadap pendapatan daerah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa langkah awal peningkatan PAD harus dimulai dari penguatan tata kelola serta penyusunan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas untuk setiap objek pendapatan.

Menurutnya, ketersediaan data awal yang akurat menjadi fondasi utama dalam menyusun proyeksi pendapatan yang realistis dan dapat direalisasikan. Tanpa basis data yang kuat, target PAD berpotensi tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Baca Juga :  Menyaring Amanat di Balik Absennya Sang Bupati: Refleksi 2025 di Lapangan Korpri

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) melalui pengamatan langsung terhadap objek pajak. Proses ini, lanjutnya, memerlukan ketelitian, kesabaran, serta keterlibatan aktif perangkat daerah terkait, khususnya BPPRD.

“Metode peningkatan PAD harus diawali dengan identifikasi dan inventarisasi data, termasuk ukuran dan karakteristik usaha, baik di sektor perdagangan, jasa, hingga pertanian. Setelah itu dilakukan kalibrasi dengan metode yang lebih detail agar angka yang dihasilkan mendekati kondisi riil,” jelas Agus.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan BPKP dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah, sekaligus mendorong peningkatan PAD yang lebih terukur, transparan, dan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Gelar Lomba Desa Helau Berhadian Infrastruktur
Terminal Agrobisnis yang Mangkrak Disiapkan jadi Gudang Bulog
Delapan Desa Gabung Kota, Pemkab Lamsel Hanya Bengong
Membedah Ilusi Kinerja dalam RKPD Lamsel 2026
Tanpa Kehadiran Bupati, Wabup Pimpin Rakor dengan Satgas dan Penyuluh Pertanian
Pemkab Lampung Selatan Dorong Pemuda Pimpin Masa Depan
Pemkab Lampung Selatan Teken MoU dengan BPJS
Menyaring Amanat di Balik Absennya Sang Bupati: Refleksi 2025 di Lapangan Korpri

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:16 WIB

Gelar Lomba Desa Helau Berhadian Infrastruktur

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:31 WIB

Terminal Agrobisnis yang Mangkrak Disiapkan jadi Gudang Bulog

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:18 WIB

Delapan Desa Gabung Kota, Pemkab Lamsel Hanya Bengong

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:44 WIB

Membedah Ilusi Kinerja dalam RKPD Lamsel 2026

Senin, 5 Januari 2026 - 14:20 WIB

Tanpa Kehadiran Bupati, Wabup Pimpin Rakor dengan Satgas dan Penyuluh Pertanian

Berita Terbaru

Pemerintahan

12 Pejabat Administrator dan 44 Pejabat Pengawas Lamsel Dilantik

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:42 WIB

Pemerintahan

Setahun Memimpin Lamsel Egi-Syaiful Didemo Mahasiswa

Selasa, 24 Feb 2026 - 11:14 WIB

Ekonomi dan UMKM

Bupati Egi Paparkan Agroeduwisata di Desa Trimomukti

Senin, 16 Feb 2026 - 20:52 WIB

Daerah

Gelar Lomba Desa Helau Berhadian Infrastruktur

Kamis, 12 Feb 2026 - 08:16 WIB